Silahkan berkunjung keblog saya, semoga bermanfaat bagi kita semua dan dapat memajukan dunia keperawatan.

RESUME KEPERAWATAN JIWA DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT GRHASIA


IDENTITAS PASIEN
Nama                          : Nn. S
Umur                           : 35 Tahun
Jenis Kelamin              : Perempuan
No CM                         : 002890
Pendidikan                  : SLTA
Agama                         : Islam
Pekerjaan                    : Tidak bekerja
Alamat                                    : Tegal Kalibening, Tirtomartani, Kalasan, Sleman

  1. DATA FOKUS
DS :
-          klien mengatakan merasa sering diremehkan keluarga ayah,ibu, dan adik
-          klien mengatakan perkataan keluarga sering menyakitkan hati
-          klien mengatakan tidak dapat tidur nyenyak (bangun terkaget-kaget)
-          klien merasa sedih setiap hari hanya diberi uang saku Rp.1000-2000/hari
DO :
-          Afek depretif
-          Ekspresi wajah tampak sedih
-          Klien tampak murung
-          Klien tampak tidak bersemangat.
-          Kontak mata kurang



Catatan Perkembangan



 
Hari/jam/ tanggal

Dx

SP
Implementasi
Evaluasi
Paraf
Sabtu
10/01/09

jam 09.30
Gangguan konsep diri : Harga diri rendah /SP I
-          Membina hubungan saling percaya
-          Mengidentifikasi aspek positif yang dimiliki klien
-          Membantu pasien memilih kegiatan yang akan dilatih/diusahakan klien sesuai dengan kemampuan
-          Menganjurkan klien untuk melakukan aktivitas sesuai dengan kemampuan klien
S :
-          Klien mengatakan ingin jualan makanan
-          Klien mengatakan ingin tunjukankan pada orang tua bahwa klien mampu mempunyai penghasilan sendiri
O :
-          Klien tampak tenang
-          Klien kooperatif
-          Afek depretif

A : masalah teratasi sebagian

P : Lanjutkan intervensi
-          Motivasi klien untuk rutin kontrol
-          Motivasi klien untuk patuh minum obat
-          Motivasi klien untuk tetap semangat beraktivitas sesuai dengan kemampuan
























Mitra








Rencana keperawatan
DX. Keperawatan
Tujuan
Intervensi
Gangguan konsep diri : Harga Diri rendah
TUPAN :

Setelah dilakukan tindakan keperawatan, Klien dapat berhubungan dengan orang lain secara optimal

TUPEN :

1.      Setelah berinteraksi selama 3x24 jam, klien dapat membina hubungan saling percaya dengan kriteria hasil :
a.      Ekspresi wajah bersahabat,
b.      menunjukkan rasa senang,
c.       ada kontak mata, mau berjabat tangan, mau menyabutkan nama, mau menjawab salam,
d.      klien mau duduk berdampingan dengan perawat, mau menguraikan masalah yang dihadapi

                                                                                      
2.      Setelah dilakukan interaksi selama 3X24jam,klien dapat mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki kriteria hasil :
       klien dapat mengidentifikasi kemampuan dan aspek     positif yang dimiliki.
Ø  Kemampuan yang dimiliki klien
Ø  Aspek positif keluarga
Ø  Aspek positif lingkungan yang dimiliki

3.  Setelah dilakukan interaksi selama 3X24jam, klien dapat menilai kemampuan yang dapat digunakan dengan kriteria hasil :
a.       Klien dapat menilai kemampuan yang dapat digunakan di rumah sakit
b.      Klien menilai kemampuan yang dapat digunakan di rumah

2.       Setelah dilakukan interaksi selama 3X24jam, klien dapat menetapkan dan merencanakan kegiatan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dengan kriteria hasil:
a.       Klien memiliki kemampuan yang akan dilatih
b.      Klien mencoba sesuai jadwal harian


3.       Setelah dilakukan interaksi selama 3X24jam, klien dapat melakukan kegiatan sesuai kondisi sakit dan kemampuannya dengan kriteria hasil:
a.       Klien melakukan kegiatan yang telah dilatih (mandiri atau dengan bantuan)
b.      Klien mampu melakukan beberapa kegiatan secara mandiri

4.       Setelah dilakukan interaksi selama 3X24jam, klien dapat Klien dapat memanfaatkan sistem pendukung yang ada dengan kriteria hasil:
a.       Keluarga memberi dukungan dan pujian
b.      Keluarga memahami jadwal kegiatan harian klien









1.       Bina hubungan saling percaya dengan mengungkapkan prinsip komunikasi terapeutik
a.       Sapa klien dengan ramah baik verbal maupun non verbal
b.       Perkenalkan diri dengan sopan
c.       Tanyakan nama lengkap klien dan nama panggilan yang disukai klien
d.      Jelaskan tujuan pertemuan
e.       Jujur dan menepati janji
f.        Tunjukkan sikap empati dan menerima klien apa adanya
g.       Beri perhatian kepada klien dan perhatikan kebutuhan dasar klien


1.      Diskusikan kemampuan dan aspek positif yang dimiliki klien
2.      Setiap bertemu klien hindarkan dari memberi nilai yang negatif
3.      Utamakan memberi pujian yang realistis









1.      Diskusikan dengan klien kemampuan yang masih dapat digunakan selama sakit
2.      Diskusikan kemampuan yang dapat dilanjutkan pengunaanya
3.      Berikan pujian






1.       Meminta klien untuk memilih satu kegiatan yang mau dilakukan di rumah sakit
2.       Bantu klien melakukan jika perlu beri contoh
3.       Beri pujian atas keberhasilan klien
Diskusikan jadual kegiatyan harian atas kegiatan yang di latih



1.       Beri kesempatan pada klien untuk mencoba kegiatan yang telah direncanakan
2.       Beri pujian atas keberhasilan klien
3.       Diskusikan kemungkinan pelaksanaan dirumah






  1. Beri pendidikan kesehatan pada keluarga tantang cara merawat klien dengan harga diri rendah
  2. Bantu keluarga memberikan dukungan selama sakit
  3. Bantu keluarga menyiapkan lingkungan dirumah
  4. Jelaskan cara pelaksanaan jadual kegiatan klien dirumah
  5. Anjurkan memberi pujian pada klien setiap berhasil






Tidak ada komentar: