Aplikasi Merah Putih

Assalamualaikum.
dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia, telah hadir aplikasi merah putih terbaru untuk mendapatkan pulsa gratis. Sudah terbukti dapat pulsa langsung. Sebarkan berita gembira ini. Download aplikasinya lewat link dibawah ini :
https://invite.cashtree.id/fd659d

ANALISA DATA KOMUNITAS



ANALISA DATA

1. UNIT KIA
No
Data
Masalah
Keperawatan
Diagnosa Keperawatan
1
KELUARGA DENGAN IBU HAMIL
Hasil Angket:
§  Jumlah ibu hamil =  9 orang
§  97,9% usia ibu hamil berkisar antara 20-35 tahun
§  96,50% jarak kehamilan ibu dengan kehamilan sebelumnya .berada dalam rentang 2-5 tahun.
§  28% ibu-ibu tidak memeriksakan kehamilannya
§  0,7% ibu hamil tidak mengkonsumsi tablet Fe secara rutin dan 2,1% ibu hamil tidak mendapatkan tablet Fe
§  3,50% ibu-ibu menderita penyakit selama kehamilannya seperti hipertensi, DM, dll
§  1.4% penolong persalinan ibu adalah dukun
§  96,50% ibu-ibu komposisi makanannya hanya berupa nasi, sayur dan lauk dan tidak ada mengkonsumsi buah dan susu sebagai tambahannya
§  2.1% ibu hamil tidak mengikuti senam hamil
§  2,1% ibu tidak pernah melakukan perawatan payudara
Hasil Observasi dan Wawancara:
§  1 orang Ibu hamil terdeteksi mengalami preeklamsia, dan 1 orang ibu hamil tampak pucat dengan Hb terakhir : 7,4 mg/dl

Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan pada ibu hamil di RW II Binuang Kelurahan Binuang kampong Dalam Kecamatan Pauh.

Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan pada ibu hamil di RW II Binuang Kelurahan Binuang kampung Dalam Kecamatan Pauh. berhubungan dengan kurangnya pengetahuan ibu tentang kesehatan dalam kehamilan.
(NANDA 2009-2014, hal 67, No 00099)

No
Data
Masalah
Keperawatan
Diagnosa Keperawatan
2
KELUARGA DENGAN IBU MENYUSUI
Hasil Angket:
§  Jumlah ibu menyusui = 15 orang
§  50% lagi ibu tidak menyusui bayinya
§  46,2% ibu tidak memberikan asi eksklusif padai bayinya
§  32,9% ibu menyusui bayinya setiap 2 jam dan 30,7% ibu menyusui bayinya kapan ibu sempat,dan 36.4% ibu menyusui setiap bayi memerlukan
§  49,6% ibu tidak menyendawakan bayinya setelah menyusui
§  51,8% ibu tidak mengetahui tentang kolostrum
§  51% ibu tidak pernah memberikan kolostrum pada bayinya
§  43,4% ibu memberikan susu formula  pada saat bayi berumur <6bln span="">
§  25.3% komposisi makan ibu hanya terdiri dari nasi,sayur,lauk dan 24.6% hanya mengkonsumsi nasi dan lauk saja serta 23.9% Cuma makan nasi dan sayur saja.

Hasil Observasi dan Wawancara:
§  Beberapa ibu menyusui yang ditemui mengatakan bahwa tidak dapat menyusui anaknya dengan baik seperti ASI sedikit dan kesibukan dalam bekerja sehingga waktu menyusui bayinya tidak efektif.
Ketidak efektifan menyusui pada ibu menyusui di RW II Binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh.

Ketidak efektifan menyusui pada ibu menyusui di RW II Binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh berhubungan dengan kurangnya pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi.



No
Data
Masalah
Keperawatan
Diagnosa Keperawatan
3
KELUARGA DENGAN BAYI
Hasil Angket:            
§  Jumlah bayi = 18 orang
§  3,50% bayi tidak disusukan segera setelah lahir
§  4,20% bayi tidak diberikan kolostrum setelah lahir
§  51,08% ibu dengan bayi tidak pergi ke posyandu
§  4.2 % bayi diberikan makanan tambahan
§  47% bayi mempunyai riwayat imunisasi tidak slengkap
§  4.7% ibu menjawab bahwa imunisasi tidak bermanfaat
§  45,60 % ibu tidak mendapat kartu KIA
§  45,60% ibu tidak memiliki kartu KMS.
§  43.8% perkembangan bayi tidak sesuai dengan KMS
§  28.9% % perkembangan bayi tidak sesuai dengan usianya
§  24.9% Bayi pernah mengalami diare, 12.3% bayi mempunyai riwayat BAB berlendir, 22.8% bayi mempunyai riwayat BAB encer
Hasil Observasi dan Wawancara:
§  ibu bayi mengatakan rutin membawa bayi ke posyandu.
Potensial peningkatan status gizi bayi di RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh.

Potensial peningkatan status gizi bayi di RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh b.d cukupnya pemenuhan nutrisi pada bayi.
(NANDA 2009-2014, hal 67, No 00099)









No
Data
Masalah
Keperawatan
Diagnosa Keperawatan
4
KELUARGA DENGAN BALITA
Hasil Angket:
§  Jumlah balita = 49 orang
§  8,2 % Jenis makanan yang biasa dimakan anak setiap hari adalah nasi dan sayur
§  33,30% tidak mempunyai KMS
§  20 % Penyakit balita  adalah diare, batuk pilek (26,30%), campak (18%) dan   cacingan (15,90% )
§  46,90% balita tidak mengunjungi posyandu
§  46,50% balita tidak mempunyai BB sesuai usianya
§  31,80% balita hanya mengkonsumsi nasi dan lauk saja dan hanya 15,30% yang mengkonsumsi nasi, lauk sayur, buah dan susu
§  50% balita yang tidak mendapat Vit A

Hasil observasi dan wawancara
§  Dari hasil wawancara dengan ibu kader posyandu mengatakan bahwa masyarakat dengan anak balita tidak rutin membawa anaknya ke posyandu.
§  ibu mengatakan memberikan makanan berupa nasi dan lauk pada anaknya tiap hari
Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan Balita di RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh.

Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan Balita di di RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh. b.d ketidakcukupan pemberian nutrisi pada balita. (NANDA 2012-2014, hal 233)







2. UNIT ANAK SEKOLAH DAN REMAJA
No
Data
Masalah
Keperawatan
Diagnosa Keperawatan
1
KELUARGA DENGAN ANAK SEKOLAH
Hasil Angket:
§  Jumlah anak sekolah  62 orang
§  61,10% jenis makanan yang biasa dimakan setiap hari adalah (nasi,sayur,lauk), 11,8% (nasi,lauk), 9,7% (nasi,sayur, lauk dan buah), 9,0 % (nasi,sayur, lauk, dan buah), 4,9 (nasi dan sayur) dan 3,5% (nasi saja)
§  60.4% makanan kecil yang disukai anak yaitu dengan digoreng
§  60.4% ibu mengatakan kadang-kadang anak jajan sembarangan dan 22.9% anak selalu jajan sembarangan
§  39.6% anak tidak minum susu
§  60.4% masalah kesehatan yang sering dialami anak adalah demam, 29.9% pilek, 7.6% caries dentis
§  61.10% anak pernah diare dalam 6 bulan terakhir
§  38.80% anak mempunyai masalah gigi dan mulut Anak
§  38,2% anak tidak memcuci tangan sebelum dan setelah makan
§  61.8% anak tidak mencuci tangan setelah bermain
§  30.6% anak kondisi anak sakit saat ini




Hasil observasi dan wawancara:
§  Ibu mengatakan gigi anak sering sakit dan jarang melakukan pemeriksaan gigi dan mulut
§  Ibu mengatakan anak jarang mencuci tangan setelah bermain.
Resiko infeksi pada  anak usia sekolah akibat kebersihan diri yang kurang  di RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh
Resiko infeksi pada  anak usia sekolah akibat kebersihan diri yang kurang  di RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh berhubungan dengan  kurang pengetahuan tentang kebersihan diri


No
Data
Masalah
Keperawatan
Diagnosa Keperawatan
2
KELUARGA DENGAN REMAJA
Hasil Angket:
§  12,8% remaja yang tidak bersekolah
§  64,8%  remaja tidak mengetahui tentang SADARI dan 35,2% remaja mengetahui tentang  SADARI
§  61,7%  remaja tidak pernah melakukan pemeriksaan SADARI
§  30,1 %  remaja merokok  jika ada masalah,22,4% diam jika ada masalah, 21% bercerita ke orang lain jika ada masalah, 12,1% marah-marah jika ada masalah
§  27,4%  remaja  mengatakan efek samping NAPZA adalah malas beraktifitas, 22,1%  ketergantungan, 14,9% meningkatkan semangat, 13,5% susah tidur, 11,4% menurunkan kecerdasan dan 10,7% pemarah 
§  63,7%  remaja  perokok
§  50,6%  remaja menghabiskan rokok < 10 batang /hari dan 49,4% remaja menghabiskan rokok >10 batang /hari

§  7,2% remaja menyetujui free sex
§  34% remaja tertutup, jarang berkomunikasi, 1,7% remaja tidak pernah komunikasi dengan orang tua

Hasil observasi dan wawancara:
§  Anak remaja mengatakan tidak pernah mendapatkan pendidikan seks dan kesehatan reproduksi dari orang tua
§  Anak remaja mengatakan tidak ada larangan dari orang tua dalam menonton televisi
Defisit pengetahuan tentang pendidikan seks dan kesehatan reproduksi pada remaja RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh

Defisit pengetahuan tentang pendidikan seks dan kesehatan reproduksi pada remaja RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh b.d kurang terpajan dengan informasi



No
Data
Masalah
Keperawatan
Diagnosa Keperawatan
3
KELUARGA DENGAN DEWASA
Hasil angket :
·      57,60% aktivitas yang dilakukan pada waktu senggang  adalah berkumpul bersama teman, 34% berkumpul bersama keluarga, 7% yag lainnya dan 1,40% membaca Koran
·      61.1% orang dewasa mengalami masalah kesehatan yang dialami 6 bulan terakhir adalah kanker, 4,9 hipertensi,
·      27% orang dewasa tidak mengetahui PAP Smear
·      95,80%  orang dewasa tidak pernah melakukan pemeriksaan pap smear
·      93,7% orang dewasa tidak tahu tentang SADARI
·      98,6% orang dewasa  tidak pernah melakukan pemeriksaan sadari
·      57,6%  komposisi makanan sehari hari adalah nasi,sayur dan lauk, 18,80% nasi dan lauk, 18,70% nasi, sayur,lauk,buah dan susu, 4,20% nasi dan sayur, dan 0,7% makan jenis yang lainnya.
Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan pada masyarakat dewasa di RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh
Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan pada masyarakat dewasa di RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh berhubungan dengan kurang motivasi dan kurang pengetahuan (NANDA 2009-2011, hal 57, N0 : 00099)


3. UNIT LANSIA
No
Data
Masalah Keperawatan
Diagnosa Keperawatan
1
USIA LANJUT
Hasil Angket:
  • Jumlah lansia = 41 orang
  • 42% lansia memiliki riwayat penyakit.
  • 39,7% lansia menderita penyakit Rematik.
  • 76 % lansia tidak melakukan olahraga secara rutin.
  • 94 % lansia tidak mengikuti senam lansia.
  • 69 % lansia tidak melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.
  • 69 % lansia tidak memiliki buku KMS Lansia.
  • 85 % lansia tidak melakukan kunjungan posyandu lansia.
  • 22.8% lansia mengalami gangguan dalam pergerkan tubuh.
  • (84,4%) lansia tidak menjalani diit tertentu.
  • 32.6% lansia mengalami gangguan dalam berkomunikasi.
  • 39,2% lansia tidak lagi melakukan hubungan seksual dengan pasangannya.




Hasil Wawancara dan Observasi:
  • Beberapa lansia mengatakan tidak ada memeriksa kesehatan secara rutin.
·         Sebagian besar lansia mengatakan tidak  mengikuti kegiatan senam lansia
Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan pada lansia  RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh

Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan pada lansia di RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh berhubungan dengan  kurang pengetahuan dan munculnya penyakit degenerative (NANDA 2009-2011, hal 57, No 00099)


            No
Data
Masalah
Keperawatan
Diagnosa Keperawatan

5
KELUARGA BERENCANA
Hasil Angket:
§  Jumlah yang mengikuti program KB: 48 orang.
§  88,90% ibu-ibu tidak ada mengikuti program KB dengan alasan tidak cocok dengan alat kontrasepsi tersebut.
§   86,80% ibu-ibu merasa perlu untuk mendapatkan informasi mengenai KB.

Hasil observasi dan wawancara
§  Dari hasil wawancara, sebagian besar  PUS mengatakan membutuhkan informasi tentang penggunaan KB dari tenaga kesehatan
Potensial peningkatan pemeliharaan kesehatan ibu di RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh.
Potensial peningkatan pemeliharaan kesehatan Ibu di RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh  b.d tingginya motivasi untuk mengetahui informasi tentang KB.








4. UNIT KESEHATAN LINGKUNGAN
No
Data
Masalah
Keperawatan
Diagnosa Keperawatan
1
Hasil Angket:
Jumlah KK= 144 KK
§   27.10% tidak memiliki. Ventilasi di rumah.
§  31% rumah penduduk tidak dapat dimasuki cahaya matahari.
§  (56%) sumber air minum,air mandi, mencuci dan air untuk kakus berasal dari air sumur gali pakai cincin, 22.90% dari sumur gali tidak pakai cincin, 18,80% dari sumur bor, 7.70% dari sungai dan sekitar 7% dari PDAM.
§  80% jarak sumur gali dengan septick tank masyarakat adalah <10 meter.="" span="">
§  25,70% keadaan air berasa, 3,20% air berbau, dan 4,20% air berwarna.
§  23.60% masyarakat tidak mempunyai tempat penampungan air limbah.
§  43% tempat penampungan air masyarakat kelurahan kp.dalam terbuka.
§  28.50% penampungan air dibersihkan sekali seminggu, dan sekitar 31.30% dibersihkan ketika kapan perlu .
§  20,80% keluarga BAB di WC umum, 13,20% di sungai dan 4,90% di tempat pembuangan lainnya.
§  46,50% keluarga tidak punya septick tank.
§  56,20% pengolaan sampah di rumah dibakar, 25% dibuang ketanah kosong, 15,30% dikupul kemudian diangkut petugas kebersihan dan 3,50% dibuang sembarangan.
§  70,20% kondisi tempat pembuangan sampah terbuka
§  36,80%  kaleng bekas dan barang-barang yang tidak dipakai dibuang bersama sampah, 29,90% dimanfaatkan kembali, 16,60% dibuang sembarangan, 15,30% ditimbun dan 1,40% dibiarkan saja.
§  29,10% keluarga tidak mempunyai sumber air sendiri.
§  63,90% penggunaan air minum pada keluarga di kelurahan binuang kp.dalam dengan cara dimasak dan 36,10% lainnya tidak dimasak.
§  (55,60%) jarak dari sumber air dengan tempat penampungan limbah kurang dari 10 meter
§  44,40% limbah dibuang ke got, 30,60% dibuang ketanah terbuka, dan 25% lainnya dibuang ke sungai
§  50% sarana pembuangan air limbah terbuka mengalir, 39,60% tertutup mengalir, 8,30% tidak ada got, 1,40% terbuka tergenang, 0,70% tidak berfungsi.
§  42,40% sarana air limbah dibersihkan bila tersumbat, 31,90% satu kali sebulan, 18,10% satu kali seminggu, dan 7,60% tidak pernah
§  41%  rumah keluarga tidak mempunyai perkarangan .
§  37,50% perkarangan dimanfaatkan dengan ditanami bunga, 29,90% dibiarkan saja, 20,10% ditanami tanaman obat-obatan, 12,50% ditanami pohon pelindung
§  56.9%% keluarga mepunyai kandang ternak
§  39,60 pemanfaatan kotoran ternak dibuang sembarangan dan 11,80% ditampung

dan wawancara:
§  Tampak beberapa selokan dan got yang airnya tergenang dan terbuka.
§  Tampak sampah yang berserakan di tempat pembuangan sampah.
Resiko infeksi pada warga RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh (ISPA, DHF, Cikungunya)













Resiko infeksi pada warga RW II binuang Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan Pauh (ISPA, Diare dan DHF) berhubungan dengan meningkatnya paparan lingkungan terhadap pathogen.
(NANDA 2009-2011 Hal 307)


Tidak ada komentar: