Bahan Ajar KDM I


TENSI
Tensi                      : Kekuatan lateral pd dinding arteri oleh darah yg didorong dg tek dari jantung
Sistolik                   : Puncak max kontraksi jantung mendorong darah dg tek tinggi aorta
Diastolik                : Tekanan minimal yg mendesak dinding arteri
Tek. Nadi              : Perbedaan antara tek sistolik dan diastolik
Klasifikasi TD usia Dewasa 18 th d Lansia :
                * Normal                               : <130/<85
                * Normal tinggi                    : 130-139/85-89
                * hypertensi ringan              : 140-159/90-99
                * D.2 sedang                         : 160-179/100-109
                * D.3 berat                            : 180-209/110-119
                * D.4 sangat berat               : > 210/>120
Pengempesan manset lambat           : hasil diastolik palsu tinggi,
bila terlalu cepat                                  : hasil sistolik palsu rendah d diastolik palsu tinggi,
steteskop tidak terpasang tepat        : hasil sistolik palsu rendah d dias pals tinggi,
kadar pengembungan tidak sesuai : hasil sist pals rendah.
Korokoff I            : Ketukan ritmis y jernih bersamaan dg frek nadi y berangsur meningkat intesitasnya.                                      Awitan bersamaan dg tek sistolik.
                II             : Bunyi murmur/swising terjadi manset terus mengempis
                III           : Kering dan ketukannya lebih sering
                IV           : mufled d bernada rendah jika manset dikempeskan terus (tek diast pd bayi d anak)
                V             : Tidak ada bunyi (pd remaja d dewasa bersamaan dg tek diast
Suhu tubuh           : Perbedaan antara panas y diproduksi o tubuh d jumlah panas y hilang
Hipotalamus anterior         : mengontrol pengeluaran panas d posterior : mengatur produksi panas
Permukaan           : oral, axila, kulit
Inti                          : Rectum, membran timpani, usofagus, arteri pulmoner, kandung kemih
Nadi                       : Aliran darah y menonjol y dpt diraba di berbagai permukaan tubuh
Karakter nadi       : frek,irama,kesamaan, kekuatan
Pernafasan          : Frek, kedalaman, irama ventilasi
Gangguan pola pernafasan
Bradipnea             : Frek teratur namun lambat secara normal
Takipnea               : Frek teratur namun cepat secara normal
Hiperpnea             : Pernafasan sulit,peningkatan kedalaman, peningk frek
Apnea                    : Pernafasan berhenti dlm beberapa detik
Hiperventilasi       : Frek d kedalaman meningkat
Hipoventilasi        : Frek abnormal dlm kecepatan d kedalaman, ventilasi mungkin mengalami depresi
Cheyne stokes      : frek d kedalaman tidak teratur, ditandai prd apnea d hyperventilasi y berubah-ubah,                                       siklus dimulai dg lambat dangkal y menigk secara perlahan samp frek d kedalaman                                      abnormal. Pola tsb berbalik bernafas lambat d dangkal, klimaknya pd apnea sebelum                                          kembali bernafas
Kusmaul               : P dalam secara tidak normal dalam d frek meningk
Biot                        : P dangkal secara tidak normal u 2 a 3 nafas diikuti prd apnea

Menganti alat tenun kotor tanpa px diatasnya
Persiapan Alat / bahan diurut dari atas ke bawah :
  • 1 bh laken                             *  1 bh Keranjang tempat alat tenun kotor
  • 1 bh perlak                            *  1 bh Ember berisi larutan deinfaktan (lysol 2 %)
  • 1 bh stek laken                     * 2 bh lap kerja
  • 1 bh boven laken
  • 1 bh selimut
  • 2 bh sarung bantal
  • 1 bh over laken
Prosedur pelaksanaan :
  • Perawat cuci tangan
  • Perawat berdiri disebelah kanan tempat tidur
  • Selimut dan bantal yg tidak diperlukan disingkirkan dan pinggir2 dari alat tenun dilepaskan
  • Gulung stek laken sampai kebagian tengan tempat tidur
  • Bersihkan perlak dg lap kerja yang telah dibasahi dg lar desinfekatan lalu dikeringkan dan digulung sampai kebag tengan tempat tidur
  • Laken kotor digulung kebagian tengan tempat tidur
  • Kerangka tempat tidur dibersihkan dg lar desinfektan dan kemudian dikeringkan
  • Pasang laken dg memasukkan ujung kepala dan kaki, setengah bag digulung sampai kebagian tengan tempat tidur, kemudian ratakan dan rapikan dg membuat sudut 45o pd setiap sisi dan masukkan ke bawah kasur
  • Pasang kembali perlak yg telah dibersihkan
  • Pasangkan stek laken yg telah bersih, sebagian digulung ke bag tengan lalu dimasukkan bersama perlak ke bawah kasur
  • Peralatan dipindahkan kesisi lain, stek laken yg kotor ditarik dg digulung dan diletakkan di keranjang tempat alat tenun kotor
  • bersihkan perlak, dikeringkan lalu digulung ketengah
  • Tarik laken kotor dg hati2  lalu digulung dan letakkan dikeranjang tempat alat tenun kotor
  • Kerangka tempat tidur sebelah perawat dibersihkan dan dikeringkan
  • Tarik laken, perlak dan stek laken  yg  bersih lalu dirapikan dg membuat sudut2 dan memasukkan setiap sisi kebawah kasur
  • Ganti sarung bantal yg kotor dan letakkan diatas tempat tidur
  • Letakkan boven dan selimut, selanjutnya boven dan selimut yg kotor ditarik kemudian dirapikan. Boven dan selimut yg kotor dimasukkan ke keranjang tempat alat tenun kotor
  • Pasang over laken sampai menutupi kerangka tempat tidut
  • Alat-alat dirapikan perawat cuci tangan

Tidak ada komentar: