Aplikasi Merah Putih

Assalamualaikum.
dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia, telah hadir aplikasi merah putih terbaru untuk mendapatkan pulsa gratis. Sudah terbukti dapat pulsa langsung. Sebarkan berita gembira ini. Download aplikasinya lewat link dibawah ini :
https://invite.cashtree.id/fd659d

BAHAN AJAR FARMAKOLOGI KEPERAWATAN


Farmakologi :             Ilmu y mempelajari respon makhluk hidup thd pemberian obat/zat kimia
                                Ilmu y mempelajari efek fisiologis, biokimia d mekanisme obat
Obat :                       St substansi/bahan y digunakan u mendiagnose, menyembuhkan, mengatasi, membebeaskan, mencegah peny.
Farmakoterapeutik :    Merupakan cabang farmakologi y mempelajari penggunaan obat
Farmakognosa :         Ilmu y membahas sejarah, produksi, perdagangan, pemilihan, identifikasi, presentasi obat y berasal dr tumbuh2an, binatang
Farmasi     :               Berkaitan dg peng. Y membahas nilai kimia d fisik obat d bentuk dosis obat.
Toksikologi :              Merupakan ilmu y membahas efek racun obat
Implikasi proses keperawatan :
A. Pengkajian :           RKS : Pengetahuan klien mengenai obat d efek sampingnya, kepatuhan klien thd aturan d alasan2 ketidak patuhan.
                                RKD : Peny.2 dulu, cedera besar, terafi obat termasuk reaksinya.
B. Diagnosa kep. :      1. Kurang pengetahuan ttg kerja obat, pemberian, efek samping, b/d kesulitan bahasa
                                2. Potensial mendapatkan cedera b/d efek samping obat, spt pusing d kantuk y berkaitan dg gguan pembuluh darah otak
                                3. Perubahan dlm proses fikir b/d sifat pelupa mempengaruhi apakan px memakai obat sesuai dg y diresepkan
C. Perencanaan :        Lingkup tujuan :
                                1. Berpusat pd klien dan dg jelas menyatakan perubahan y diharapkan
                                2. Dapat diterima baik o klien maupun perawat.              3. realistik d dapat diukur
                                4. Dikerjakan bersama2 dg pemberi asuhan kesehatan liannya          5. batas waktu y realistik.            6 jelas u melakukan evaluasi
D. Implementasi :       1. Penyuluha d pengajaran pd klien a/ kunci dr tanggung jawab         2. Peka thd motivasi klien u belajar, d tk frustasinya
E. Evaluasi :              1. Kaji ulang bersama klien d keluarga mengenai kebutuhan u perawatan           
Interaksi obat :           Kerja obat y berubah a mengalami modifikasi sbg akibat io dg satu a lebih
Reaksi obat y merugikan : Efek obat yg tidak diinginkan berkisar dr y sifatnya ringan s/d efek toksik y berat termasuk hipersesivitas d anafilaksis
Inkompatibilitas obat : Reaksi kimia a fisik y terjadi antara 2 obat a lebih dalam keadaan invitro (diluar tubuh) sebelum obat diberikan cth : perubahan warna dll
IO terbagi atas :         1. Interaksi Farmakokinetik : Perubahan y terjadi pd ADME dari 1 obat a lebih, 2 obat a lebih pd waktu y bersamaan, laju absorbsi dr salah satu                         obat dapat berubah : dapat menghambat, penurunan, peningkatan absorbsi dr obat lain spt :
1.        Memperpendek a memperpanjang waktu, 2. Mengubah Ph lambung, 3. Membentuk komplek obat
                                2. Interaksi Farmakodinamik : Hal y menimbulkan efek obat y adiktif, sinergis, potensial a antagonis
Adiktif :                     Jika 2 obat dg kerja serupa ingin a tidak diinginkan cth : Diuretik u hypertensi, Aspirin + kodein à lebih kuat u nyeri, hidralazin u hipertensi +                             nitrogliserin u angina à respon hypotensi, aspirin + alkohol à perdarahan lambung           
Antagonis :                                Dua obat dikombinasikan punya kerja y berlawanan saling meniadakan cth : perangsang adrenergik beta isoproterenol  + penghambat reseptor                                 beta  + propanolol à kerja saling meniadakan
IO y menguntungkan : Penisilin dg probenesid : Probenesid menghambat sekresi penisilin di tubuli ginjal sehingga meningkatkan kadar penisilin dalam plasma sehingga                                        efektifitas dalam terafi gonohoe
                                Kombinasi obat anti hypertensi : meningkatkan efektifitas dan mengurangi ES
                                Kombinasi obat anti kanker : emingkatkan efektifitas d mengurangi ES
                                Kombinasi obat anti TBC : memperlambat timbulnya resistensi kuman thd obat
Fisiologi kehamilan :    Perubahan fisiologik ibumempengaruhi kerja obat dan pemakaian obat disebabkan oleh :
·          Pengaruh hormon steroid y beredar dalam sirkulasi pd metabolisme o dalam hati
·          Ekskresi o lewat ginjal lebih cepat         * Pengenceran obat krn jumlah sirkulasi ibu meningkat
·          Perubahandalam klirens o pd akhir kehamilan menurunkan kadar serum d konsentrasi o dalam jaringan
                                Obat y di berikan secara terafeutik # diberikan dg dosis y lebih rendah d kg interval y lebih panjang
                Contoh :    Anatibiotik, barbiturat : waktu paruh lebih pendek selama hamil
                                Analgetik, hipnotik, antibiotik : Meningkatkan waktu paruh pd persalinan
Pedomab pemberian o selama hamil : Keuntungan y didapat dg pemberian o jauh melebihi resiko jangka pendek thd sistem ibu d janin
Obat yg sering dipakai selama kehamilan : Besi d vit, anti emetik, antasid, dekongestan hidung, analgetik ringan, antibiotik
                Zat besi     * kebutuhan 2x keadaan normal, Kebutuhan meningkat trimester III, Pemakaian 1 jam ac, tidak boleh bersama susu, antasid, telur, menelan                             secara utuh d tidak boleh dikunyah
                                * sumber : hati, kacang, biji2an. ES : neusea, konstipasi, muntah, diare
                Asam folat :               Vit b9, folasin rekomendasi : 180 g, hamil 400-800 gr, kekurangan : BBLR, solosio plasenta, ES : bronkospasme, ruam kulit
Obat gg kehamilan :
                a. Mual dan muntah (88%) : akibat Peningkatan kadar gonadotropin karionik, perubahan dalam metabolisme KH, perubahan emosi
                                Tindakan non farmak : 1. Biskuit, roti bakar, pagi hari, 2. hindari lemak, 3. sering makan dlm porsi kecil. 4. minum jus selang waktu makan
                                Farmk : At. Kolinergik / at histamin “ PO 20-50 mg/hr, trimetozenamid 200 mg rektal /6-8 jam, anti dopaminergik, fenotiazin 10 mg/rektal/4-6 jam

Peran independen :     Perawat secara legal dapat melakukan tindk mandiri thd diag keper ttt
Peran dependen :        Prwt tergantung pd profesi lain dlm melakukan tindk mas kes
Peran interdependen    Prwt melakukan tindk thd mas kes y memerlukan penanganan bersama
Peran prwt dalam pengobatan : Peran dalam mendukung keefektifan obat, dlm mengobservasi ES dan alergi o, dalam menyimpan, menyiapkan d adm obat, dalam                              melakukan pddk kes ttg o
Enam hal benar dalam pemberian o :1.  Benar klien, 2. Benar obat (tgl, nama o, rute pemberian, frek pemberian, TT dok a pemberi asuhan kep), Implikasi kep. (apakah                       perintah peng.lengkap d sah, periksa label sebanyak 3x sebelum pemberian o, ket kenapa klien menerima o tsb, 4 katagori perintah pemberian o                       prt tetap/standing order,prt 1 kali, prt PRN, prt STAT/segera)
                                3. Benar dosis : hitung dos o dg benar, harus punya peng ttg rasio d proporsi
                                4. Benar waktu, 5 Benar rute, 6 dokumentasi y benar
Obat padat :               Tablet : tab kempa, tab salut, tab kunyah, tab eferfesen. Kapsul : Kapsul gelantin keras, lunak  Serbuk : serbuk terbagi, s tak                                       terbagi, s eferfesen
                                Obat cair : 1. larutan : st lar o sbg pelarut adalah air a ditambah zat cair lainnya.
2.        Eliksir : st lar alkoholis d diberi pemanis mengandung o d diberi bahan pembantu
3.        sirup : st lar o dalam lar gula y jenuh biasanya
4.        Emulsi : camp du zar cair y tidak mau bercampur biasanya air+minyak y saling terdispersi d bahan emugulator
5.        Suspensi oral : st camp o berupa zat padat terbagi halus + terdispersi air

Tidak ada komentar: