PEMERIKSAAN PERKEMBANGAN ANAK DENVER DEVELOPMENTAL SCREENING TEST II

 
Session Objectives
         Mampu memahami cara penilaian perkembangan anak
         Mengidentifikasi keterlambatan perkembangan secara dini
 
Denver Developmental Screening Test II
         Personal sosial : tugas yang menunjukkan kemampuan anak menuyesuaikan diri dengan lingkungan, cara anak bergaul dg orang lain dan mengururs dirinya sendiri
         Motorik halus : Tugas yang menunjukkan kemampuan anak melihat dan menggunkan tangannya untuk mengambil obyek dan menggambar
         Bahasa : tugas yang menunjukkan kemampuan anak mendengar, menjalankan perintah dan berbicara
         Motorik kasar : tugas yang menunjukkan kemampuan anak bergerak seperti duduk, berdiri, berjalan dan melompat

Penggunaan DDST II
         Penyaringan anak-anak tanpa gejala gangguan perkembangan
         Memastikan perkiraan dg suatu pengukuran yang obyektif
         Memantau anak-anak resiko tinggi yaitu anak dengan sejarah adanya kesulitan pada periode perinatal
         Untuk memeriksa perkembangan anak usia bayi baru lahir sampai dengan umur 6 tahun

Bahan Baku test
         Blanko test
©      Digunakan untuk merekam hasil pelaksanaan test
©      Test terdiri dari 105 macam tugas (item) yang digambarkan dengan balok/batangan berisi tugas yang harus dikerjakan oleh anak yang diperiksa (Lihat contoh)
         Test kit
§      Benang wol merah
§      Manik-manik (permen tic tac-kismis)
§      Icik-icik dengan pegangan kecil
§      8 buah kubus ukuran panjang, lebar dan tebal 2.5 cm, warna merah, biru, kuning, dan hijau, masing-masing 2 buah
§      Botol warna bening dengan lubang botol diameter 2 cm
§      Bel kecil
§      Bola tenis
§      Kertas
§      Pensil

Pelaksanaan Test
         Penting untuk anak
-          Dibutuhkan kerjasama yang aktif dari anak shg anak harus merasa aman dan senang.
-          Anak tidak sedang sakit
-          Anak tidak ngantuk, lapar, haus, sedang marah, rewel
-          Ruangan cukup luas, cukup ventilasi dan kesan mennyenangkan bagi anak.
-          Ajak anak bermain.
         Penting untuk orang tua (Pelaksanaan test)
-          Diberitahu bahwa ini bukan test IQ
-          Beritahu tujuan test
-          Beritahu ortu bahwa Pemeriksa tidak mengharapkan anak dapat melakukan semua tugas yang diberikan kepada anak


Cara menghitung umur anak (pelaksanaan test)
         Rumus : umur = tanggal pada waktu test dikurangi tanggal lahir
         Contoh :
         Tanggal test     1990      3        13
         Tanggal lahir    1989      1          5
         Umur =                   1      2          8

Cara membuat garis umur
         Gunakan tanda umur pada blangko test yang terletak diatas dan bawah sebagai petunjuk. Tarik garis lurus memotong ke empat sektor pada blangko test sesuai umur anak.

Cara memberikan test
         Pemeriksa dapat memberikan satu atau 2 mainan bahan tes pada anak selama wawancara dengan orangtua.
         Mulai dengan memebrikan tugas kepada anak yang sekiranya dapat dilakujan dengan mudah shg anak mendapatkan kepercayaan diri.
         Mulailah dengan sektor personal sosial, motorik halus, bahasa dan motorik kasar

Jumlah tugas yang diberikan
         Berbeda tergantung umur dan kemampuan anak
         Untuk tiap sektor mulai dg tugas yang berada disbelah kiri garis umur, teruskan ke kanan sampai tugas yang berada disebelah garis umur
         Usahakan agar semua tugas yang dipototng garis umur dicobakan/ditest

Kesempatan anak mencoba
         Beri kesempatan anak mencoba 3 x untuk setiap tugas yang diberikan sebelum dinilai gagal

Hindari pertanyaan yang mengarah
         Lakukan dengan “ Apakah dia dapat minum dengan cangkir?
         Apakah anak memegang sendiri?

Cara penilaian
         Tiap tugas yang diberikan, dinilai pada balok yang berada 50%

Penilaian lambat perkembangan
         Suatu kelambatan bila anak gagal melakukan tugas yang berada di sebekah kiri garis umur yaitu anak gagal untuk melakukan tugas yang 90% dari anak normal dapat melakukannya pada umur yang lebih muda.
         Kelambatan ditandai dengan mengarsir gelap pada gambar balok sebelah kanan ari tugas yang gagal.Tapi bila garis umur menyentuh sebelah kanan dari balok tugas tersebut, tidak diangap kelambatan.  

Cara interpretasi hasil test
         Langkah 1 : tiap kelambatan beri arsir gelap pada sisi kanan balok
         Langkah 2 : Hitung berapa sektor yang mempunyai 2 atau 3 kelambatan
         Langkah 3 : Hitung berapa sektor yang mempunyai 1 kelambatan dan tugas-tugas yang diterjang garis umur tidak ada yang lulus
         Langkah 4 : gunakan rumus dibawah ini
            abnormal : Bila 2 sektor atau lebih mempunyai 2 kelambatan /lebih
            Abnormal : Bila 1 sektor mempunyai 2 kelambatan atau lebih dan pada sector tersebut tugas-tugas yang diterjang garis umur semua gagal
            Meragukan : Bila 1 sektor mempunyai 2 kelambatan atau lebih
         Meragukan : Bila 1 sektor atau lebih mempunyai 1 kelambatan dan dalam sektor tersebut tugas-tugas yang diterjang garis umur gagal semua
            Tidak dapat di test : Bila anak menolak melakukan tugas-tugas yang diberikan pemeriksa, sehingga hasil tes menjadi tanda tanya atu abnormal
            Normal : nila kondisi yang disebutkan diatas tidak ada



Yang perlu dicatat
         Kerjasama
         Lama perhatian
         Perilaku verbal
         Percaya pada diri sendiri
         Hubungan anatra anak dan orang tua
         Kebiasaan lain

Cara melakukan pemeriksaan
1.   Menatap muka pemeriksa
         Tidurkan anak telentang, pemeriksa berhadapan dgn anak dalam jarak 30 cm
         Skor : lulus bila anak menatap muka pemeriksa
2.   Membalas senyum pemeriksa
         Senyum dan bicara dengan anak, jangan menyentuh
         Skor : Lulus bila anak membalas senyum atau dpt ditanyakan kpd orang tua
3.   Tersenyum spontan pada wajah yang dikenal
         Perhatikan apakah selama pemeriksaan anak tersenyum kepada pemeriksa/ orang tua tanpa dirangsang
         Skor : Lulus bila nak tersenyum atas kemauan sendiri
         Dsb. Lihat lembar pemeriksaan

Tidak ada komentar: