KERUSAKAN INTEGRITAS JARINGAN


KERUSAKAN INTEGRITAS JARINGAN
Defenisi : Suatu kerusakan pada membran mukosa, jaringan korneal, integumen, atau subkutan seseorang.

Batasan Karakteristik
·         Rusaknya atau hancurnya jaringan ( misalnya : kornea, membran mukosa, integumen, atau subkutan ).

Faktor yang berhubungan
·         perubahan sirkulasi
·         bahan kimia yang iritan
·         defisit cairan
·         kelebihan cairan
·         mobilitas phisik lemah
·         defisit pengetahuan
·         faktor mekanis ( misalnya, tekanan, sayatan, dan gesekan )
·         faktor nutrisi ( misalnya, defisit atau kelebihan)
·         radiasi
·         temperatur tinggi

Kriteria Evaluasi (NOC):
  • Integritas Jaringan : Kulit & Membran Mucosa
  • Penyembuhan luka : tujuan primer
  • Penyembuhan luka : tujuan sekunder

Intervensi Keperawatan (NIC):

·         manajemen cairan
·         control hemoragi
·         menajemen nutrisi
·         memelihara kesehatan mulut
·         memposisikan
·         Perawatan luka



TERMOREGULASI TIDAK EFEKTIF


TERMOREGULASI TIDAK EFEKTIF
Defenisi: fluktuasi suhu tubuh antara hipotermai dan hipertermi
Batasan karakteristik:

·         Kulit dingin
·         Kuku sianosis
·         Fluktuasi suhu tubuh diatas atau dibwah normal
·         Kulit kemerahan
·         Hipertensi
·         Peningkatan frekusni napas
·         Peningkatan suhuntubuh diatas normal
·         Menggigil ringan
·         Pucat sedang
·         Piloereksi
·         Penurunan suhu tubuh dibawah normal
·         Kapiler refil lambat
·         Takikardia
·         Hangat ketika disentuh


Faktor yang berhubungan:
·         Usia
·         Fluktuasi temperatur lingkungan
·         Penyakit
·         Imaturitas
·         Trauma

Kriteria evaluasi (NOC):
·         termoregulasi.
·         termoregulasi : neonatus

Intervensi keperawatan (NIC):
·         Pengaturan suhu
·         Pemantuan TTV
·         Manajemen lingkungan
·         Pengobatan demam

HIPERTERMIA


HIPERTERMIA
Definisi :suhu tubuh meningkat melebihi batas normal

Batasan karakteristik:
-          konvulsi
-          kulit memerah
-          peningkatan suhu tubuh diatas normal
-          kejang
-          takikardi
-          takipnea
-          diraba hangat

Faktor yang berhubungan :
-          anestesi
-          penurunan keringat
-          dehidrasi
-          terpapar lingkungan yang panas
-          pakaian yang tidak layak
-          peningkatan metabolisme
-          penyakit
-          pengobatan
-          trauma
-          aktivitas yang berlebihan

Kriteria Evaluasi (NOC):
·         termoregulasi.
·         termoregulasi : neonatus




Intervensi Keperawatan (NIC)::
·         mandi
·         manajemen lingkungan
·         pengobatan demam
·         manajemen cairan
·         pencegahan hipertermi malignan
·         pemberian pengobatan
·         regulasi temperatur
·         Monitor tanda-tanda vital

RESIKO INFEKSI


RESIKO INFEKSI
Definisi : Meningkatnya resiko terinvasi oleh organisme patogen

Faktor Resiko:

·      Penyakit kronis
·      Ketidakadekuatan imunitas yang spesifik/dibutuhkan.
·      Pertahanan primer tidak adekuat (misalnya: kerusakan kulit, kerusakan jaringan, penurunan aksi silia, stasis cairan tubuh, perubahan sekresi pH, gangguan peristaltik)
·      Pertahanan sekunder tidak adekuat ( misalnya: penurunan kadar hemoglobin, leukopenia, penekanan respon imun)
·      Meningkatnya pemaparan lingkungan terhadap patogen
·      Penurunan kekebalan tubuh
·      Prosedur invasif
·      Pengetahuan yang kurang dalam mencegah pemaparan terhadap patogen
·      Malnutrisi
·      Agen obat-obatan (misalnya: imunosupresan)
·      Ruptur prematur dari membran amnion
·      Ruptur berkepanjangan dari membran amnion
·      Trauma
·      Kerusakan jaringan


Kriteria Evaluasi (NOC):

·      Dialisis akses integritas
·      Konsekuensi kelumpuhan : Fisiologis
·      Status imun
·      Perilaku imunisasi
·      Pengetahuan : Pengendalian infeksi
·      Status nutrisi
·      Pengendalian resiko
·      Pengendalian resiko : Penyakit Menular Seksual
·      Pendeteksian resiko
·      Integritas jaringan : Kulit dan membran mukosa
·      Perilaku perawatan : Penyakit dan perlukaan
·      Penyembuhan luka : Langkah pertama
·      Penyembuhan luka : Langkah kedua


Intervensi Keperawatan (NIC):

·      Manajemen lingkungan
·      Manajemen cairan/elektrolit
·      Administrasi imunisasi/vaksinasi
·      Pengendalian infeksi
·      Perlindungan infeksi
·      Manajemen nutrisi
·      Perawatan tabung : tali pusar
·      Perawatan luka