STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN PSP : HALUSINASI DENGAR

Pertemuan Ke-VI
1.      Kondisi Klien :
  • Klien mengatakan sudah tidak mendengar suara-suara lagi
2.      Diagnosa Keperawatan :
  • Resiko mencederai orang lain, lingkungan berhubungan dengan halusinasi dengar
3.      Tujuan :
  • Klien dapat mengetahui cara-cara untuk mengontrol halusinasinya
4.      Tindakan Keperawatan :
·         Diskusikan dengan klien cara yang dilakukan selama ini untuk mengontrol halusinasi
·         Diskusikan manfaat dan cara yang selama ini dilakukan
·         Beri kesempatan pada klien untuk mendemontrasikan cara mengontrol halusinasi

5.   Strategi Pelaksanaan

1.      Fase Orientasi :
a.       Salam terapeutik :
·         Selamat pagi, Ibu S?
·         Bagaimana khabarnya hari ini? Ibu S sudah mandi belum? Apakah Ibu S sudah makan ?
b.      Validasi :
·         Bagaimana perasaan Ibu S hari ini?”
c.       Kontrak :
·         Sesuai dengan kontrak kita kemarin, hari ini saya akan berincang-bincang di ruang tamu mengenai caranya mengontrol suara-suara yang sering Ibu S dengar dulu agar suara-suara itu tidak muncul lagi. Kita nanti akan berbincang-bincang + 15 menit. Bagaimana, Ibu S setuju?”

2.      Fase Kerja
·         ” Kita bisa berbincang-bincang sekarang?”
·         Kalau Ibu S mendengar suara-suara yang kata Ibu S kemarin mengganggu dan membuat Ibu S jengkel. Apa yang Ibu S lakukan pada saat itu?” Apa yang telah Ibu S lakukan itu sudah bagus.
·         Saya punya berbagai alternatif untuk mengendalikan agar suara-suara itu tidak muncul lagi.
·         Yang pertama adalah kalau Ibu S mendengar suara-suara itu lagi langsung katakan dalam hati…Saya tidak mau dengar… Pergi! Pergi! Coba Ibu S lakukan seperti apa yang saya lakukan tadi. Bagus, ya seperti itu cara yang pertama.”
·         Cara yang kedua adalah Ibu S langsung pergi ke perawat. Katakan pada perawat bahwa Ibu S mendengar suara-suara. Nanti perawat akan mengajak Ibu S ngobrol sehingga suara itu akan hilang dengan sendirinya.
·         Cara ketiga adalah Ibu S menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Jangan biarkan waktu luang untuk melamun saja. Coba sekarang Ibu S sebutkan kegiatan yang biasa Ibu S lakukan dari bangun tidur sampai tidur lagi. Saya akan tulis di kertas atau Ibu S yang mau nulis. Nah kira-kira kegiatan ini yang bisa dilakukan disini apa saja?”  Kegiatan yang bisa dilakukan disini coba Ibu S lakukan, ya?”
·         Cara yang keempat adalah dengan minum obat secara teratur. Tolong nanti Ibu S minta obat kepada perawat jika waktu pemberian obat sudah tiba.
·         Cara yang terakhir dengan berdoa sebelum tidur.” Dari semua cara itu, mana yang akan Ibu S coba dahulu. Bagus.”

3.      Fase Terminasi
·         Evaluasi subyektif:Bagaimana perasaan Ibu S setelah kita berbincang-bincang?”
·         Evaluasi obyektif:Jadi ada 5 cara untuk mengontrol suara-suara yang sering Ibu S dengar. Pertama menghardik suara-suara itu, kedua memanggil perawat, ketiga jangan melamun, keempat minum obat teratur dan berdoa sebelum tidur.
·         Tindak lanjut:Ibu S, nanti kalau Ibu S mendengar suara-suara lagi, langsung Ibu S coba cara yang telah dipilih tadi.”
·         Kontrak yang akan datang:Saya kira cukup dulu pembicaraan kita hari ini Ibu S. Besok kita ketemu lagi untuk membicarakan tentang obat-obat yang Ibu S minum untuk mengatasi suara-suara yang sering Ibu S dengar. Bagaimana kalau besok kita berbincang-bincang disini lagi dalam waktu yang sama. Setuju?”
·         Baiklah Ibu S, terima kasih atas waktunya.

Tidak ada komentar: