Aplikasi Merah Putih

Assalamualaikum.
dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia, telah hadir aplikasi merah putih terbaru untuk mendapatkan pulsa gratis. Sudah terbukti dapat pulsa langsung. Sebarkan berita gembira ini. Download aplikasinya lewat link dibawah ini :
https://invite.cashtree.id/fd659d

PENGONTROLAN PERDARAHAN


PENGONTROLAN PERDARAHAN

Defenisi: mengurangi atau menghilangkan kehilangan darah yang berlebihan

Aktivitas*   Memakai balutan  sesuai indikasi
*   Identifikasi penyebab perdarahan
*   Monitor jumlah dan karakter (nature) kehilangan darah pasien
*   Berikan penekanan manual diatas pendarahan atau area yang berpotensi pendarahan
*   Berikan kantong es untuk mempengaruhi area perdarahan
*   Catat kadar Hb/Ht sebelum dan setelah kehilangan darah sebagai indikasi
*   Evaluasi respon psikologi pasien terhadap perdarahan dan pemahaman terhadap kejadian
*   Inspeksi perdarahan dari membran mukosa, luka memar karena trauma, pengeluaran darah dari tempat tusukan / bocor, adanya peteki
*   Monitor tanda dan gejala perdarahan yang terus menerus ( cek semua cairan baik yang kelihatan atau  dari perdarahan tersembunyi)
*   Lakukan Tes darah semua cairan dan observasi adanya darah di muntah, dahak, urine,feses.
*   Monitor fungsi  persyarafan


PERAWATAN KEHAMILAN YANG BERESIKO TINGGI
Defenisi: identifikasi dan tangani kehamilan yang beresiko tinggi  untuk  memperbaiki status kesehatan ibu dan anak
Aktivitas :
*   Tentukan faktor medis yang berhubungan dengan kehamilan yang beresiko (misalnya: diabetes melitus,herpes,hepatits,epilepsi,HIV)
*   Kaji riwayat obsetri  yang menjadi fakor resiko ( misalnya: prematur,postmatur, preeklamsi,kehamilan kembar,aborsi,plesenta previa, ketuban pecah dini, dan riwayat gangguan genetik lainnya)
*   Kenali  demografi dan faktor sosial yang berhubungan dengan kehamilan yang jelek ( misalnya : umur ibu,kemiskinan,perawatan prenatal yang terlambat atau tidak ada, kekerasan fisik selama kehamilan)
*   Instruksikan klien untuk menggunakan teknik perawatan diri sendiri untuk memperbaiki status kesehatan ( misalnya: diet,modifikasi aktivitas,pentingnya periksa kehamilan yang teratur,penormalan kadar gula darah)
*   Rujuk kepada program spesifik yang sesuai (misalnya: penghentian merokok, edukasi diabetes,pendidikan sebelum persalinan)
*   Instruksikan klien menggunakan pengobatan yang diresepkan (misalnya: insulin, tokolitik,antihipertensi,antibiotik,antikoagulan dan antikonvulsan)
*   Instruksikan klien agar mampu memonitor diri sendiri (misalnya: tanda vital, tes kadar gula darah,monitor aktivitas rahim)
*   Tuliskan petunjuk untuk tanda dan gejala yang membutuhkan penanganan serius (misalnya: perdarahan vagina,perubahan cairan amnion,4 kali atau lebih kontraksi dalam satu jam sebelum 37 minggu umur kehamilan,sakit kepala,nyeri ulu hati, dan kenaikan berat badan yang cepat disertai udeme di wajah)
*   Diskusikan resiko janin yang berhubungan dengan persalinan preterm
*   Kunjungi neonatal intensif care unit jika ada kemungkinan persalinan preterm (contoh: kehamilan kembar)
*   Lakukan tes untuk menevaluasi status janin dan fungi plasenta seperti: tidak ada penekanan,gambaran fisik,tes ultrasonografi
*   Dapatkan kultur servikal jika diperlukan
*   Bantu dengan prosedur pendiagnosaan janin (misalnya: amnionsentris,sampel villus chorion,sampel darah tali pusat)
*   Bantu dengan prosedur terapi janin(misalnya: tranfusi janin,operasi,prosedur akhir)
*   Interpretasikan penjelasan medis mengenai hasil  tes dan prosedurnya
*   Tetapkan rencana perawatan yang berkelanjutan
*   Sediakan petunjuk antisipatori selama proses persalinan(misalnya:monitor janin, penahan persalinan,induksi persalinan,perawatan persalinan ceaser)
*   Dorong mengikuti kelas sebelum melahirkan atau berikan informasi dalam mempersiapkan kelahiran bagi pasien yang istirahat total
*   Sediakan petunjuk antisipatori untuk ibu yang beresiko tinggi salama periode postpartum (misalnya:kelelahan,depresi,stres kronis,kehilangan penghasilan, perselisihan pasangan)
*   Rujuk kepada grup pendukung ibu beresiko tinggi,jika dibutuhkan
*   Rujuk ke agen perawatan rumah(misalnya: pelayanan perawatan khusus perinatal,  manajemen perinatal,dan perawatan kesehatan umum)
*   Monitor status fisik dan psikologis selama kehamilan
*   Laporkan penyimpangan dari keadaan normal menyangkut status ibu dan atau janin secepatnya kepada psikolog atau bidan
*   Dokumentasikan pendidikan pasien,hasil lab,hasil tes janin,dan respon pasien

MANAJEMEN HIPOVOLEMIA
Definisi : Ekspansi volume cairan intravaskuler pada pasien dengan hipovolemia
Aktivitas :
*   Monitor status cairan, meliputi intake dan output dengan tepat
*   Pertahankan kepatenan IV
*   Monitor  nilai hemoglobin dan hematokrit
*   Monitor adanya kehilangan cairan (contoh, perdarahan, muntah, diare, perspirasi dan takipnea)
*   Monitor tanda – tanda vital
*   Hitung kebutuhan cairan berdasarkan luas permukaan tubuh dan ukuran luka bakar apabila ada
*   Monitor respon pasien terhadap perubahan volume cairan
*   Berikan larutan hypotonik (D5W, D5, NS) untuk rehydrasi intraseluler
*   Berikan larutan isotonik (normal salin dan ranger laktat) untuk rehydasi ekstraseluler
*   Kombinasikan larutan crystaloid (normal salin dan ranger laktat ) dan larutan koloid (hespan dan plasmanate) untuk mengganti volume intravaskuler
*   Mulai penggantian cairan yang sudah ditentukan dengan tepat
*   Monitor tempat IV untuk tanda infiltrasi atau infeksi
*   Monitor adanya kehilangan cairan yang tidak disadari (diaphoresis dan infeksi respirasi)
*   Dorong integritas kulit (monitor daerah yang berisiko, mencegah pencukuran, memberikan nutrisi yang adekuat) dengan tepat
*   Bantu pasien dengan ambulasi pada kasus hypotensi postural
*   Instruksikan pasien untuk menghindari perubahan posisi yang cepat, khususnya dari supine ke duduk atau berdiri
*   Berikan perawatan hyhiene oral
*   Monitor berat badan
*   Observasi indikasi dehydrasi (turgor kulit yang jelek, capiler refil terlambat, lemah, haus, membran mukosa kering, penurunan output urin, dan hipotensi)
*   Dorong intake cairan melalui oral jika di indikasikan
*   Monitor status hemodinamik meliputi CVP, MAP, PAP, dan PCWP
*   Berikan cairan IV di ruangan yang panas
*   Pertahankan aliran infus intravena
*   Posisikan untuk perfusi peripheral
*   Atur persediaan produk darah untuk transfusi jika dibutuhkan
*   Adakan autotransfusi kehilangan darah dengan tepat
*   Berikan produk darah (platelet dan plasma)
*   Monitor reaksi darah dengan tepat
*   Posisikan pasien pada posisi tredelenburg ketika mengalami hipotensi
*   Berikan vasodilator yang sudah ditentukan dengan memperhatikan pasien pada post operasi
*   Instruksikan pasien dan atau keluarga dalam menangani hipovolemia
*   Monitor tanda dan gejala overhidrasi
*   Monitor tanda gagal ginjal ( peningkatan BUN,level kratinin,penurunan keluaran urine)


IMUNISASI/VAKSINASI
Defenisi:  Ketetapan /ketentuan dari imunisasi untuk mencegah penyakit
Aktivitas :
§  Ajari orang tua jadwal ,pentingnya imunisasi dan efek samping imunisasi
§  Ajari individu/keluarga tentang vaksinasi yang  bisa didapatkan
§  Sediakan informasi tentang imunisasi dalam bnetuk tertulis
§  Sediakan buku harian untuk mencatat tanggal dan jenis imunisasi
§  Identifikasi teknik administrasi yang sesuai
§  Identifikasi rekomendasi terbaru tentang imunisasi
§  Mengurus suntikan kepada bayi di paha anterolateral
§  Informasikan kepada pasien/keluarga imunisasi sebelum masuk sekolah
§  Informasikan kepada pelancong tentang vaksinasi yang disarankan sebelum berpergian ke suatu wilayah
§  Identifikasi kontra indikasi dari imunisasi seperti demam,penyakit infeksi lainnya,lesi di kulit)
§  Kenali bahwa menunda jadwal imunisasi tidak mengindikasikan penggulangan imunisasi dari awal
§  Menjamin inform concer kepada pemberi vaksin
§  Observasi pasien dalam peride tertentu setelah pengobatan
§  Mengendalikan anak selama imunisasi jika diperlukan
§  Jadwalkan imunisasi  dalam interval waktu yang sesuai


BANTUAN PEMELIHARAAN RUMAH
Defenisi:  Membantu pasien/keluarga untuk mempertahankan rumah yang bersih,aman,dan tempat menyenangkan untuk tinggal.
Aktivitas:
§  Tentukan syarat –syarat pemeliharaan rumah pasien
§  Libatkan pasien/keluarga dalam menentukan syarat pemeliharaan rumah
§  Sarankan perubahan struktur yang penting untuk membuat rumah dapat dijangkau
§  Berikan informasi agar lingkungan rumah aman dan bersih
§  Bantu anggota keluarga untuk mengembangkan harapan yang realistik  dalam menampilkan perannya masing-masing
§  Sarankan pengurangan bau-bau yang menyengat
§  Sarankan layanan kontrol terhadap binatang kesayangan,jika dibutuhkan
§  Fasilitasi pencucian di binatu
§  Sarankan pelayanan perbaikan rumah,jika diperlukan.
§  Diskusikan biaya pemeliharaan rumah dan sumber yang didapatkan
§  Tawarkan solusi untuk masalah keuangan
§  Pesan pelayanan pembantu rumah tangga
§  Bantu keluarga menggunakan dukungan jaringan sosial


PELATIHAN PENGONTROLAN  DORONGAN/GERAKAN HATI (IMPULSE)
Defenisi: Membantu pasien untuk mengurangi prilaku yang sesuai gerak hati melalui pengaplikasian strategi pemecahan masalah dalam situasi sosial dan interprsonal
Aktivitas:
§  Memilih strategi pemecahan masalah yang sesuai dengan perkembangan level dan fungsi kognitif pasien
§  Gunakan rencana modifikasi tingkah laku yang disarankan
§  Bantu pasien untuk mengidentifikasi masalah atau situasi yang membutuhkan  kebijaksanaan
§  Ajari pasien untuk memberi isyarat kepada dirinya sendiri  untuk berhenti dan berpikir sebelum  bertindak impulsif
§  Bantu pasien untuk mengidentifikasi tindakan tindakanyang mungkin dilakukan dan keuntungannya masing-masing
§  Bantu pasien untuk memilih tindakan yang paling menguntungkan
§  Bantu pasien untuk menilai hasil dari pilihan tindakannya tersebut
§  Berikan reinforcement positif( misal;hadiah dan pujian) untuk hasil yang mengembirakan
§  Dorong  pasien untuk menghargai diri sendiri atas hasil yang menggembirakan
§  Bantu pasien mengevaluasi  hasil yang tidak diinginkan
§  Berikan kesempatan kepada pasien untuk mempraktekan memecahkan masalah( bermain peran) dalam lingkungan yang teraupetik
§  Sediakan contoh peran yang mendemostrasikan langkah  langkah strategi pemecahan masalah
§  Bantu pasien utntuk mempraktekan strategi pemecahan masalah dalam situasi sosial dan interpersonal  di lingkungan yang teraupetik dan diikuti dengan evaluasi hasil

PERWATAN DAERAH INSISI
Definisi : Membersihkan, memonitor, dan meningkatkan penyembuhan lilitan luka yang tertutup oleh jahitan pada luka, jepitan/ klips, atau kawat/ staples
Aktivitas :
  • Jelaskan prosedur pada pasien
  • Inspeksi daerah insisi, adanya kemerahan, bengkak atau tanda eviscerasi
  • Catat karakteristik sejumlah drainase
  • Monitor proses penyembuhan pada daerah insisi
  • Bersihkan daerah sekitar insisi dengan larutan pembersih yang tepat
  • Seka dari daerah bersih kearah daerah kurang bersih
  • Monitor insisi untuk tanda dan gejala infeksi
  • Gunakan teknik steril, aplikator dengan ujung katun, lilitan dalam dan tipis
  • Bersihkan area disekitar tempat saluran  atau pipa drainase
  • Pertahankan posisi pipa drainase
  • Gunakan strip penutup
  • Gunakan salep antiseptik jika perlu
  • Angkat jahitan , kawat, atau clips sesuai indikasi
  • Ganti balutan dengan teratur
  • Gunakan balutan yang tepat untuk menjaga daerah insisi
  • Fasilitasi pendapat pasien tentang insisi
  • Instruksikan pasien bagaimana merawat daerah insisi selama mandi
  • Ajari pasien bagaimana meminimalkan stres dan gangguan pada daerah insisi
  • Ajari pasien dan atau keluarga bagaimana merawat daerah inisisi juga  meliputi tanda dan gejala infeksi .

PENGONTROLAN INFEKSI
Definisi : Meminimalisir/ mengurangi perpindahan agen-agen penyebab infeksi (bakteri, mikroba dan lain-lain)
Aktivitas :
*   Ciptakan lingkungan ( alat-alat, berbeden dan lainnya) yang nyaman dan bersih terutama setelah digunakan oleh pasien
*   Gunakan alat-alat yang baru dan berbeda setiap akan melakukan tindakan keperawatan ke pasien
*   Isolasikan pasien yang terkena penyakit menular
*   Tempatkan pasien yang harus diisolasi yang sesuai dengan kondisi pasien
*   Batasi jumlah pengunjung sesuai kondisi pasien
*   Ajari klien untuk mencuci tangan sebagai gaya hidup sehat pribadi
*   Instruksikan klien untuk mencuci tangan yang benar sesuai dengan yang telah diajarkan
*   Instruksikan kepada pengunjung untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah memasuki ruangan pasien
*   Gunakan sabun antimikroba untuk proses cuci tangan
*   Cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan kepada pasien
*   Terapkan kewaspadaan universal
*   Gunakan selalu handscoon sebagai salah satu ketentuan kewaspadaan universal
*   Gunakan baju yang bersih atau gown ketika menangani pasien infeksi
*   Gunakan sarung tangan yang steril, jika memungkinkan
*   Bersihkan kulit pasien dengan pembersih antibakteri
*   Jaga dan lindungai area atau ruangan yang diindikasikan  dan digunakan untuk tindakan invasive, operasi dan gawat darurat

Tidak ada komentar: