ASUHAN KEPERAWATAN PADA PENDERITA DENGAN KETOACIDOSIS DIABETES


g         Komplikasi lanjut dari IDDM / NIDDM
g         Bisa berkembang dalam beberapa hari / jam
g         Sering terjadi pada DM yang tidak terdiagnosa atau DM yang tidak terkontrol.
g         Penyebab lain : infeksi, stress emosional, penyakit kronik (stress > meningkatkan ketoacidosis hormon insulin à meningkatkan kebutuhan insulin)

Gambaran klinis:
Û    Bervariasi
Û    Dehidrasi < osmotik diuresis, inadekuat rehidrasi
Û    Membran mukosa kering
Û    Kulit pucat.
Û    Turgor kulit jelek.
Û    Hipotensi.
Û    Tachikardia.
Û    Urine output menurun
Û    Gangguan pada gastro intestinal : mual, muntah < acidosis
Û    Nyeri abdomen < menurunkan elektrolit.
Û    Penurunan kesadaran.
Û    Napas kusmaul, frutty

Intervensi Umum:
Û    Monitor tanda klinis & lab (GD, AGD _ E) / jam
Û    Tujuan Utama : menurunkan gula darah, koreksi dehidrasi dan ketidak seimbangan elektrolit.
Û    Tindakan penanganan tidak boleh ditunda.
Û    NGT à cegah aspirasi pada penurunan kesadaran.
Û    Kateter urine à jika tidak BAK spontan.
Û    EKG
Û    Beri therapi oksigen jika perlu.
Insulin:
Û    Short acting
Û    Jumlah à tergantung kondisi (BB)
Dewasa :
-         Jumlah awal 10 U bolus IV à
-         Dilanjutkan 5 - 10 U /jam IV (50 U RI dalam 500 cc cairan fisiologis) à tetesan bergantung dari hasil Gula darah, RI infus diberikan sampai fase akut ketoasidosis hilang.
-         Jika keadaan stabil à cairan peroral & RI subcutaneus.

Cairan:
Û    Cairan infus sesegera mungkin untuk ,menurunkan dehidrasi
Û    Cairan yang diberikan:
-         NaCL 0.9 % à jika diketahui terjadi kehilangan cairan intravaskuler.
-         NaCL 0.45 % à jika diketahui konsentrasi plasma semakin meningkat.
Û    Sangat tergantung dari status dehidrasi pasien à monitor ketat status k ~ cairan
Û    Protokol:
-         1 jam pertama : 1000 cc NaCL 0,9 % / 0,45 %.
-         Lanjut 200 - 400 cc / jam
-         # dalam 18 - 24 jam : 4 - 8 liter.
-         Pada saat GD mencapai 250 mg /dl à beri dekstros 5 % (cegah hipovolemi)
Û    Pada lansia dengan oliguria à CVP (cegah overhidrasi)

 DOWNLOAD FILE WORD LENGKAP KLIK DISINI !

Tidak ada komentar: