PRE PLANNING PENYULUHAN DAN DEMONSTRASI TENTANG 6 LANGKAH CUCI TANGAN YANG BENAR PADA ANAK USIA SEKOLAH



PRE  PLANNING PENYULUHAN DAN DEMONSTRASI
TENTANG 6 LANGKAH CUCI TANGAN YANG
BENAR PADA ANAK USIA SEKOLAH  
DI RW III LAMBUNG BUKIT
KEC.PAUH
A.      LATAR BELAKANG
Reformasi masalah kesehatan dari upaya kuratif ke arah preventif dan rehabilitatif yang dikenal dengan semboyan “mencegah lebih baik daripada mengobati” mendapatkan tantangan besar dalam implementasinya di lapangan. Perlu sinergi dan kerjasama lintas sektor dan partisipasi setiap lapisan masyarakat demi kesuksesan agenda tersebut, kalau tidak maka semboyan tersebut tetaplah menjadi tulisan di awang-awang tanpa ada perubahan yang tampak nyata di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.
Perawat komunitas sebagai salah satu ujung tombak pelayanan primer di tengah-tengah masyarakat mendapatkan amanah yang mulia ini untuk menjadi penggerak dan penggagas perubahan (agent of change),  menemukan solusi-solusi dan bekerja bersama-sama dengan setiap lapisan masyarakat, terhadap masalah kesehatan yang ditemukan sebelum menjadi masalah yang lebih komplek dan luas melalui upaya promotif, preventif, rehabilitatif, dan kuratif dalam masalah kesehatan.
Praktek Profesi Keperawatan Komunitas Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Andalas (FKEP UNAND) sebagai salah satu wadah pembelajaran mahasiswa dan calon-calon perawat komunitas di masa depan turut memberikan andil dan kontribusi terhadap masalah-masalah kesehatan yang ada di RW III Batu Busuk , salah satu tempat dan lahan praktek keperawatan komunitas di kota Padang.
Usia anak adalah periode yang sangat menentukan kualitas seorang manusia dewasa nantinya. Di dalam periode ini didapatkan banyak permasalahan kesehatan yang sangat menentukan kualitas anak di kemudian hari. Pemeliharaan kebersihan diri sangat menentukan status kesehatan, dimana individu secara sadar dan atas inisiatif pribadi menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya penyakit. Upaya ini lebih menguntungkan bagi individu karena lebih hemat biaya, tenaga dan waktu dalam mewujudkan  kesejahteraan dan kesehatan.
Tangan merupakan pembawa utama kuman penyakit. Praktek CTPS setelah ke jamban atau menceboki anak, dan sebelum menjamah makanan dapat menurunkan hampir separuh kasus diare, dan sekitar seperempat kasus ISPA. Praktek CTPS juga dapat mencegah infeksi kulit, mata, dan memudahkan kehidupan orangan dengan HIV/AIDS. Diare dan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas) dilaporkan telah membunuh 4 juta anak setiap tahun di negara-negara berkembang. Anak-anak yang tumbuh di daerah miskin berisiko meninggal 10 kali lebih besar daripada mereka yang tinggal di daerah kaya. Salah satu sumber penularannya adalah tangan yang tidak bersih.
Cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu intervensi kesehatan yang paling murah dan efektif dibandingkan dengan hasil intervensi kesehatan dengan cara lainnya serta telah terbukti mampu mengurangi resiko penyakit bukan hanya yang terkait dengam diare, namun juga beberapa penyakit berbahaya lainnya seperti kolera dan disentri, sampai dengan 48–59%.
Sebagai langkah awal dilakukan pengkajian melalui penyebaran kuesioner pada masyarakat RW III Kelurahan Lambung Bukit  tanggal 30 Maret 2015 untuk mendapatkan gambaran umum mengenai masalah kesehatan di wilayah ini. Dari hasil penyebaran kuesioner untuk anak usia sekolah masalah kesehatan yang dijumpai yaitu resiko infeksi pada anak usia sekolah akibat kebersihan diri yang kurang, dari hasil penyebaran kuesioner didapat 38,2% anak tidak mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, 61,8% anak tidak mencuci tangan setelah bermain, 61,1% anak pernah mengalami diare dalam 6 bulan terakhir dan 30,6% anak dalam kondisi sakit saat ini.
Dari latar belakang masalah diatas maka kami mahasiswa S1 keperawatan merasa tertarik untuk melakukan penyuluhan tentang 6 langkah cuci tangan yang benar yang dilakukan kepada anak usia sekolah.

B.     TUJUAN
1.   Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan dan demonstrasi 6 langkah cuci tangan yang benar diharapkan anak usia sekolah mengetahui dan dapat mendemonstrasikan cara 6 langkah cuci tangan yang benar sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatannya.
.
2.   Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan dan demonstrasi 6 langkah cuci tangan yang benar selama 30 menit anak mampu :
a.    Mengetahui pengertian 6 langkah cuci tangan
b.   Mengetahui tujuan mencuci tangan
c.    Mengetahui kapan waktu mencuci tangan
d.   Mengetahui 6 langkah Cara cuci tangan yang benar
e.    Mendemonstrasikan 6 langkah cara cuci tangan yang benar.

C.    PELAKSANAAN KEGIATAN
1.    Topik/Judul Kegiatan
Penyuluhan dan demonstrasi tentang 6 langkah cara cuci tangan yang benar
2.    Sasaran dan Target


DOWNLOAD FILE WORD LENGKAP KLIK DISINI !

Tidak ada komentar: